Ingin install Laravel 11 tapi masih bingung mulai dari PHP, Composer, sampai error yang muncul di terminal? Panduan ini dibuat untuk pemula yang ingin menjalankan project Laravel 11 dari nol tanpa lompat-lompat langkah.
Laravel 11 masih banyak dipakai di project production. Walaupun versi Laravel terbaru sudah tersedia, memahami cara install Laravel 11 tetap penting untuk developer yang masuk ke project lama, maintenance aplikasi, atau belajar struktur Laravel modern.
Di artikel ini kita akan bahas cara install Laravel 11 dengan Composer, menjalankannya di localhost, mengatur file .env, sampai mengatasi error umum seperti Composer tidak dikenali, versi PHP belum cocok, ekstensi PHP belum aktif, dan port 8000 sudah dipakai.
Ringkasan Langkah Install Laravel 11
- Pastikan PHP minimal 8.2 sudah aktif.
- Pastikan Composer sudah terpasang dan bisa dipanggil dari terminal.
- Buat project Laravel 11 dengan Composer.
- Masuk ke folder project.
- Jalankan server lokal dengan
php artisan serve.
- Buka
http://127.0.0.1:8000 di browser.
Syarat Minimal Sebelum Install Laravel 11
Sebelum menjalankan perintah instalasi, cek dulu kebutuhan dasarnya. Ini penting karena banyak error Laravel muncul bukan dari Laravel-nya, tapi dari versi PHP atau Composer yang belum sesuai.
1. PHP 8.2 atau Lebih Baru
Laravel 11 membutuhkan PHP 8.2 atau lebih baru. Cek versi PHP dengan perintah:
php --version
Jika masih PHP 7.x atau PHP 8.0, update dulu ke PHP 8.2/8.3. Untuk Windows, kamu bisa memakai Laragon atau XAMPP versi baru. Untuk Linux, gunakan package manager sesuai distro.
2. Composer 2.x
Composer dipakai untuk mengunduh Laravel dan semua dependency-nya.
composer --version
Jika terminal menampilkan versi Composer, berarti Composer sudah siap. Jika muncul pesan composer is not recognized atau command not found, bagian troubleshooting di bawah menjelaskan solusinya.
3. Database untuk Project Nyata
Untuk sekadar membuka halaman awal Laravel, database belum wajib. Tapi untuk project CRUD, login, dashboard, atau aplikasi bisnis, siapkan salah satu database berikut:
- MySQL atau MariaDB
- PostgreSQL
- SQLite
Cara Install Laravel 11 dengan Composer
Metode paling aman untuk membuat project Laravel 11 adalah menggunakan Composer create-project.
composer create-project laravel/laravel nama-project "11.*"
cd nama-project
Ganti nama-project dengan nama folder yang kamu inginkan. Contoh:
composer create-project laravel/laravel belajar-laravel-11 "11.*"
cd belajar-laravel-11
Perintah ini akan mengunduh Laravel 11 dan dependency yang dibutuhkan. Prosesnya bisa memakan waktu beberapa menit tergantung koneksi internet.
Alternatif: Install Laravel 11 dengan Laravel Installer
Jika kamu sering membuat project Laravel, Laravel Installer bisa lebih praktis.
composer global require laravel/installer
laravel new nama-project --using=laravel/laravel:^11.0
Namun untuk pemula, metode composer create-project biasanya lebih mudah karena tidak perlu mengatur global Composer path terlebih dahulu.
Cara Install Laravel 11 di Windows
Untuk Windows, kamu bisa memakai XAMPP atau Laragon. Laragon biasanya lebih nyaman untuk Laravel karena pengaturan PHP, terminal, dan virtual host lebih sederhana.
Windows dengan Laragon
- Install Laragon versi terbaru.
- Buka Laragon, klik Terminal.
- Masuk ke folder kerja, biasanya
C:\laragon\www.
- Jalankan perintah Composer:
cd C:\laragon\www
composer create-project laravel/laravel belajar-laravel-11 "11.*"
cd belajar-laravel-11
php artisan serve
Windows dengan XAMPP
Jika menggunakan XAMPP, pastikan versi PHP-nya minimal 8.2. Buka Command Prompt atau terminal VS Code, lalu arahkan ke folder htdocs.
cd C:\xampp\htdocs
composer create-project laravel/laravel belajar-laravel-11 "11.*"
cd belajar-laravel-11
php artisan serve
Cara Install Laravel 11 di Linux atau Ubuntu
Di Ubuntu, pastikan PHP, Composer, dan ekstensi PHP yang dibutuhkan sudah terpasang.
php -v
composer -V
Lalu buat project Laravel:
composer create-project laravel/laravel belajar-laravel-11 "11.*"
cd belajar-laravel-11
php artisan serve
Jika nanti muncul error permission saat menulis file log atau cache, atur permission folder storage dan bootstrap/cache sesuai user web server.
Cara Install Laravel 11 di macOS
Untuk macOS, kamu bisa memakai Laravel Herd, Homebrew, atau setup PHP manual. Setelah PHP dan Composer siap, perintahnya sama:
composer create-project laravel/laravel belajar-laravel-11 "11.*"
cd belajar-laravel-11
php artisan serve
Menjalankan Laravel 11 di Localhost
Setelah masuk ke folder project, jalankan:
php artisan serve
Jika berhasil, terminal akan menampilkan alamat seperti:
http://127.0.0.1:8000
Buka alamat tersebut di browser. Jika halaman welcome Laravel muncul, instalasi berhasil.
Setup File .env dan Database
Laravel memakai file .env untuk menyimpan konfigurasi lokal, termasuk nama aplikasi, URL, dan database.
Biasanya file .env sudah dibuat otomatis. Jika belum ada, salin dari contoh:
cp .env.example .env
Lalu generate application key:
php artisan key:generate
Contoh konfigurasi MySQL:
APP_NAME="Belajar Laravel 11"
APP_ENV=local
APP_DEBUG=true
APP_URL=http://127.0.0.1:8000
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=belajar_laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
Setelah database dibuat, jalankan migration:
php artisan migrate
Membuka Project Laravel 11 di VS Code
Jika memakai Visual Studio Code, buka folder project:
code .
Beberapa extension yang membantu:
- PHP Intelephense
- Laravel Blade Snippets
- Laravel Extra Intellisense
Extension ini tidak wajib, tapi membantu saat membaca route, controller, view Blade, dan struktur project.
Perubahan Penting di Laravel 11
Laravel 11 membawa struktur aplikasi yang lebih ramping dibanding beberapa versi sebelumnya. Ini penting dipahami agar kamu tidak mencari file lama yang memang sudah tidak dibuat otomatis.
Struktur Folder Lebih Ringkas
Beberapa konfigurasi yang dulu tersebar di file seperti app/Http/Kernel.php kini dipusatkan ke bootstrap/app.php.
return Application::configure(basePath: dirname(__DIR__))
->withRouting(
web: __DIR__.'/../routes/web.php',
commands: __DIR__.'/../routes/console.php',
)
->withMiddleware(function (Middleware $middleware) {
// konfigurasi middleware
})
->withExceptions(function (Exceptions $exceptions) {
// konfigurasi exception
})->create();
Route API Tidak Dibuat Otomatis
Secara default, Laravel 11 hanya menyediakan route web dan console. Jika ingin membuat API, jalankan:
php artisan install:api
Troubleshooting Install Laravel 11
Bagian ini penting karena error instalasi sering muncul dari environment lokal, bukan dari kode Laravel.
Error: composer is not recognized atau command not found
Penyebab: Composer belum terinstall atau path Composer belum terbaca oleh terminal.
Solusi:
- Install Composer dari situs resmi Composer.
- Tutup dan buka ulang terminal setelah instalasi.
- Cek ulang dengan
composer --version.
Error: PHP Version Tidak Sesuai
Jika muncul pesan bahwa Laravel membutuhkan PHP 8.2 atau lebih baru, berarti PHP aktif di terminal masih versi lama.
php --version
Solusinya adalah update PHP atau arahkan terminal ke PHP versi baru. Di Windows, ini sering terjadi jika XAMPP lama masih masuk ke PATH.
Error: Ekstensi PHP Belum Aktif
Composer bisa berhenti karena ekstensi seperti zip, fileinfo, openssl, atau pdo belum aktif.
Di XAMPP, buka file php.ini, cari ekstensi yang dibutuhkan, lalu hilangkan tanda titik koma ; di depannya. Setelah itu restart Apache atau terminal.
Error: Port 8000 Already in Use
Jika port 8000 sudah dipakai aplikasi lain, jalankan Laravel di port berbeda:
php artisan serve --port=8001
Lalu buka http://127.0.0.1:8001.
Error: Permission Denied di Linux atau macOS
Jika Laravel tidak bisa menulis log/cache, cek permission folder berikut:
storage
bootstrap/cache
Atur permission sesuai user yang menjalankan aplikasi. Hindari asal memakai chmod 777 di server production. Untuk lokal, pastikan user kamu punya akses tulis.
Halaman Laravel Tidak Muncul Setelah php artisan serve
Cek beberapa hal berikut:
- Pastikan terminal masih menjalankan
php artisan serve.
- Pastikan alamat yang dibuka sesuai dengan output terminal.
- Jika memakai port berbeda, buka alamat port tersebut.
- Cek apakah firewall atau antivirus memblokir koneksi lokal.
Setelah Install Laravel 11, Belajar Apa Lagi?
Setelah Laravel 11 berhasil jalan, lanjutkan belajar ke topik berikut:
- Routing dan controller
- Blade template
- Migration dan model Eloquent
- CRUD sederhana
- Authentication
Untuk langkah berikutnya, kamu bisa membaca panduan membuat controller di Laravel dan artikel apa itu Laravel Volt sebagai lanjutan ekosistem Laravel modern.
FAQ Seputar Install Laravel 11
Apakah Laravel 11 bisa jalan di PHP 7.4?
Tidak. Laravel 11 membutuhkan PHP 8.2 atau lebih baru. Jika masih memakai PHP 7.4, upgrade dulu environment lokal atau gunakan Laravel versi lama yang sesuai.
Lebih baik install Laravel 11 dengan Composer atau Laravel Installer?
Untuk pemula, Composer create-project lebih mudah. Laravel Installer cocok jika kamu sering membuat project Laravel baru.
Apakah Laravel 11 bisa dipakai dengan XAMPP?
Bisa, selama versi PHP di XAMPP minimal 8.2 dan ekstensi PHP yang dibutuhkan sudah aktif.
Kenapa Composer install Laravel lama?
Biasanya karena koneksi internet, proses download dependency, atau antivirus yang memindai banyak file vendor. Pastikan koneksi stabil dan tunggu sampai proses selesai.
Apakah Laravel 11 cocok untuk project baru?
Laravel 11 masih layak dipakai, terutama jika tim atau dependency project memang menarget versi ini. Untuk project baru tanpa batasan dependency, pertimbangkan versi Laravel terbaru.
Kesimpulan
Cara install Laravel 11 sebenarnya cukup sederhana: siapkan PHP 8.2+, Composer, buat project dengan composer create-project, lalu jalankan php artisan serve. Yang sering membuat proses terasa sulit adalah environment lokal yang belum rapi.
Dengan mengikuti langkah di atas dan memahami troubleshooting dasarnya, kamu bisa menjalankan Laravel 11 di Windows, Linux, atau macOS dengan lebih percaya diri.